SEKILAS INFO
  • 1 tahun yang lalu / Bil Insijami Wal Maiyyati Nabtaghi Mardhotillah
WAKTU :

Peresmian Aula Baru di Gontor 7

Terbit 29 April 2012 | Oleh : inzacky | Kategori : Berita / Gontor News

Gontor wholesale mlb jerseys 7, wholesale jerseys Senin cheap jerseys 15 Jane Desember Travis 2011 Pondok Modern Gontor 7 Riyadhatul Mujahiddin menggelar upacara peresmian Aula baru yang menempati lahan seluas 1500 meter persegi, proses pembangunannya dimulai pada bulan Mei dan berakhir bulan Nopember, dikerjakan dan dibangun secara mandiri, bangunan tersebut menelan biaya sebesar 1,6 milyar rupiah.

Hadir pada upacara peresmian tersebut Gubernur Sulawesi Tenggara Hj. Nur Alam S.E., Pimpinan Pondok dan Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor. Acara kemudian dilanjutkan dengan acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Jami’ Gontor 7 yang rencananya akan menempati lahan seluas 700 meter persegi dan diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar 2 miliyar rupiah. Sebagian dari dana pembangunan masjid tersebut merupakan wakaf dari salah satu santri asal Australia dan Gubernur Sulteng.

SesudahnyaPengurus Pusat IKPM Hadiri Silatnas Gontor 2012

Berita Lainnya

3 Komentar

Pengurus Pusat IKPM Hadiri Silatnas Gontor 2012 | Blitza Remigion 679 - Graduate of ITTC Gontor 2005, Monday, 6 Feb 2017

[…] Natadiningrat. Acara tersebut juga dihadiri oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, DR. KH. Gontor Abdullah Syukri Zarkasyi dan KH. Hasan Abdullah […]

Reply

Reuni Wisata Ikat Alumni 1995 | Blitza Remigion 679 - Graduate of ITTC Gontor 2005, Monday, 6 Feb 2017

[…] Tali Silaturrahim”, selain sebagai sarana bernostalgia, acara ini bertujuan menjalin kerjasama Gontor antaralumni wholesale mlb jerseys di Kuh berbagai bidang, terutama di bidang […]

Reply

Wasiat KH. Ahmad Sahal (Pendiri Pondok Modern Gontor) | Blitza Remigion 679 - Graduate of ITTC Gontor 2005, Monday, 6 Feb 2017

[…] saya, anak istri cucu saya kebetulan kecukupan, jangan katakan saya ini bangga. Saya hanya bersukur Peresmian saja. Hanya kebetulan, bukan sombong, dan tidak […]

Reply