Archive for June, 2014

Informasi pendaftaran Santri dan Santriwati 1435 H Pondok Modern Darussalam Gontor

Written by Fahmi Agustian. Posted in Berita, Gontor News

89356773

Pondok Modern Darussalam Gontor secara resmi mengumumkan proses pendaftaran santri dan santriwati baru untuk tahun 1435 H. Pondok Modern Darussalam Gontor merupakan pondok pesantren yang didirikan oleh Trimurti KH. Ahmad Sahal, KH. Zainudin Fannani dan KH. Imam Zarkasyi.

Untuk menjadi santri atau santriwati di PMDG harus memenuhi persyaratan yang sudah diatur oleh PMDG, diantaranya adalah memiliki Ijazah SD ata sederajat bagi yang ingin mengikuti program pendidikan Kulliyatu-l-Mu’allimin Al Islamiyah selama 6 tahun. Atau memiliki ijazah SMP atau sederajat bagi yang ingin mengikuti program pendidikan intensif selama 4 tahun. Syarat selanjutnya adalah, calon santri memiliki dasar pengetahuan agama yang cukup, yaitu Dapat mengerjakan ibadah sehari-hari dengan baik, dapat membaca al-Qur’an dengan baik dan dapat membaca dan menulis Arab dengan lancar. Selain harus lulus tes masuk yang sudah dijadwalkan, calon santri atau santriwati harus siap untuk tinggal di dalam lingkungan asrama yang telah disediakan.

Waktu pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 23 – 27 Ramadhan 1435 H, ini berlaku untuk calon santri dan santriwati. Sedangkan pada bulan Syawwal dimulai pada tanggal 3-10 Syawwal 1435 H untuk calon santri. Untuk calon santriwati dibuka mulai tanggal 3-14 Syawwal 1435 H. Untuk pendaftaran calon santri bertempat di Pondok Modern Darussalam Gontor pusat di Mlarak, Ponorogo. Sedangkan untuk calon santriwati pendaftaran bertempat di Pondok Modern Darussalam Gontor 2 Putri di Sambirejo, Mantingan, Ngawi.

Untuk informasi lebih lengkap tentang proses pendaftaran dan biaya administrasi calon santri dan santriwati baru Pondok Modern Darussalam Gontor, anda bisa membuka link ini.

 

 

Blitza yang selalu punya tradisi membikin kejutan

Written by Fahmi Agustian. Posted in Blitza News

Ditengah hiruk-pikuk soal Pemilihan Presiden, Blitza pun seakan terbawa arus dalam perdebatan siapa yang pantas menjadi Presiden, Prabowo atau Jokowi. Blitza Remigion harus tetap menjadi Blitza Remigion. Jika memang teman-teman Blitza sudah memutuskan siapa calon yang akan dipilihnya pada 9 juli nanti, itu menjadi hak prerogatif masing-masing, namun yang paling utama adalah bahwa ukhuwah Blitza harus tetap terjaga.

Berawal dari sebuah ide nakal, saya meminta Adi Osing untuk membikin sebuah desain yang menunjukkan identitas Blitza Remigion. Tidak lain dan tidak bukan dengan tujuan untuk kembali mempererat ukhuwah Blitza Remigion yang diakui secara sadar ataupun tidak terjadi perpecahan akibat perdebatan tentang siapa yang pantas menjadi Presiden Indonesia.

10441922_684151135000366_8264286180817011613_n

Jika kita kembali ke tahun 2004 silam, di akhir tahun 2004 kita memiliki hajatan besar Panggung Gembira yang mengusung tagline “Dengan keharmonisan dan kebersamaan menuju Indonesia bersatu”. Seakan kita dulu masih menjadi anak muda seumuran SMA yang memiliki sebuah mimpi yang terlalu tinggi, namun sadarkah bahwa kita saat ini sedang menapaki jalan menuju mimpi itu. Setiap kita sudah memutuskan untuk terjun di bidangnya masing-masing sesuai dengan apa yang sudah dipilih. Ada yang aktif di bidang perdagangan, ada yang aktif di bidang pendidikan, ada yang aktif di bidang pergerakan, ada yang aktif di bidang politik dan sebagainya.

Bukankah Blitza dulu memiliki tradisi selalu membuat kejutan yang tidak diperkirakan sebelumnya. Tradisi ini adalah tradisi yang patut dipertahankan. Mari kita awali dengan memasang avatar khusus Blitza Remigion di akun sosial media, BBM, Whatasapp, Instagram, Path dll.

Saya sendiri pernah ngobrol dengan Hasanudin Tosimpak, salah satu alumni senior pernah berkata kurang lebih demikian “Apapun bendera yang kamu bawa, ketika sampai di pusat pemerintahan akan luntur dengan nama Gontor”. Kita berasal dari satu rahim yang sama, Gontor. Mungkin nama itu terasa berat bagi kita saat ini, namun cepat atau lambat tongkat estafet pembangunan bangsa dan negara ini akan sampai pada generasi kita. Mungkin bukan kita pelaku utamanya, namun bisa saja sebagian dari kita akan masuk dalam lingkaran kekuasaan di Indonesia. Seandainya pun ternyata Blitza tidak bisa terlibat secara langsung, paling tidak Blitza mampu membuktikan untuk berkarya bagi lingkungan disekitarnya.

Kami dari admin website dan grup Blitza Remigion 2005 mengajak semua teman-teman Blitza Remigion untuk ikut berpartisipasi menggunakan avatar edisi khusus Blitza Remigion ini. Berawal dari avatar sederhana, kita bisa merancang ide dan langkah selanjutnya bagi Blitza Remigion secara khusus, bahkan kita bisa merintis kembali mewujudkan “Indonesia Bersatu”.

Bagi kalian pengguna smartphone (Android, iOS, Windows Phone), silahkan download terlebih dahulu aplikasi editor gambar “PicsArt” di appstore, itunes atau windows market. Kemudian download gambar dasar avatar Blitza di sini. Lalu gabungkan dengan foto pribadi kalian. Let’s show our identity!.

blitza unik