Blitza Remigion supporting 90 tahun Gontor

Written by admin. Posted in Berita, Blitza News, Informasi

Sepuluh tahun yang lalu, ketika kami alumni Pondok Modern Darussalam Gontor tahun 2005 menjalani masa pengabdian, saat itu Gontor akan merayakan 80 tahun usianya. Tentu saja ada banyak sekali agenda-agenda pondok yang kemudian dalam perayaan itu tidak sedikit dari alumni tahun 2005 yang terlibat dalam kepanitiaan 80 tahun Gontor.

Tidak terasa, sepuluh tahun berlalu dan tahun ini Gontor akan merayakan perayaan 90 tahun usianya, dan tentu saja banyak sekali rentetan acara yang sudah dirancang oleh panitia 90 tahun Gontor. Sebagai bagian dari keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor, tentu saja Blitza Remigion 2005 memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung kesuksesan hajatan besar 90 tahun Gontor yang akan dihelat pada bulan Agustus-September tahun ini.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh setiap alumni untuk mensupport agenda besar Gontor tahun ini. Ada yang sudah merencanakan jauh-jauh hari untuk melaksanakan tour ke Gontor ketika rentetan 90 tahun Gontor nanti berlangsung, baik itu dengan keluarganya sendiri, dengan teman-teman satu marhalah, dengan keluarga IKPM setempat, ada juga yang berinisiatif untuk ikut mengumpulkan dana untuk disumbangkan kepada panitia pusat, karena tentu saja hajatan besar 90 tahun Gontor ini akan menghabiskan dana yang tidak sedikit.

Blitza Remigion Support 90 tahun Gontor

Sejenak kita flashback, 2 tahun lalu ketika Indonesia sedang ramai pemilihan presiden, situasi politik di Indonesia begitu panas dan menjalar hingga elemen masyarakat terbawah. Blitza Remigion mencoba untuk meminimalisir perpecahan akibat perbedaan pendapat itu, meskipun hanya di wilayah yang sangat sempit. Saat itu, Blitza Remigion mengajak seluruh alumni Gontor tahun 2005 untuk mengganti Profile Picture secara serentak dengan format yang seragam.

Gerakan yang mungkin sifatnya sangat sederhana saat itu setidaknya kami syukuri mampu meminimalisir adanya konflik gesekan yang merupakan efek dari perbedaan pandangan politik saat itu. Berkaca dari apa yang sudah dilakukan dua tahun yang lalu, tahun ini Blitza Remigion ingin melakukan gerakan yang sama dalam tema yang berbeda.

Hajatan besar 90 tahun Gontor tentu sangat sayang untuk kami lewatkan begitu saja tanpa kami ramaikan di media sosial. Mungkin bagi sebagian orang, mengganti gambar tampilan di media sosial itu sangat sederhana. Tetapi, dalam era media sosial yang begitu pesat perkembangannya saat ini menurut kami adalah salah satu media yang tepat untuk menggalang dukungan dari internal Blitza Remigion 2005 untuk meramaikan 90 tahun Gontor.

Tidak ada tujuan dari kami untuk mengatakan bahwa “ini lho kami, Marhalah 2005!”, sama sekali tidak. Kami hanya ingin mendukung agenda besar 90 tahun Gontor berdasarkan kemampuan yang kami miliki. Karena memang beberapa orang diantara kami memiliki concern di dunia maya dan perkembangannya saat ini, maka dari itu langkah awal yang kami lakukan adalah melakukan gerakan massal mengganti profile picture di media sosial. Dan tentu saja akan hadir di website Blitza ini artikel-artikel yang akan mengulas banyak cerita-cerita lama berdasarkan pengalaman kami menjadi santri di Gontor dulu. So, stay tune on our website.

Tentu saja kami mempersiapkan gerakan ini dengan serius, programmer handal kami sudah menyiapkan web apllication untuk memudahkan teman-teman Blitza Remigion 2005 merubah tampilan foto dengan desain yang sudah disiapkan, sehingga ketidakseragaman frame tidak akan terjadi. Bagi teman-teman Blitza Remigion yang belum merubah tampilan foto di media sosial, silahkan kunjungi : http://stamp.blitza679.com/. Jika teman-teman mengalami kendala dalam proses pengeditan, silahkan hubungi admin di grup Blitza Remigion, baik Facebook atau Whatsapp Messenger. Kami siap membantu 24 jam, kecuali ketika kami sedang istirahat. hehehehe. Dan kalau sudah jadi, jangan lupa diupload di media sosial; facebook, twitter, instagram, path dan yang lainnya dengan mencantumkan #90TahunGontor dan #BlitzaRemigion.

Dan tidak lupa kami sampaikan kepada teman-teman Blitza Remigion, bahwa ditengah rentetan agenda 90 tahun Gontor ini kita juga punya hajatan besar; Temu Kangen Blitza Remigion. Melalui kesempatan ini, kami sampaikan agar teman-teman Blitza Remigion di setiap regional untuk semakin memperkuat silaturahmi, dan  tidak lupa kami menyampaikan: SAMPAI KETEMU DI 27 AGUSTUS 2016!

Ngumpul bareng di Matraman

Written by admin. Posted in Berita, Blitza News, Blitzer, Informasi

Jakarta, 9 Januari 2016.

Salam Blitza. Menjelang akhir tahun 2015, terbesit obrolan ringan di grup whatsapp tentang rencana ngumpul bareng Blitza Remigion dalam skala Nasional. Perayaan 90 tahun Gontor tahun 2016 ini menjadi momentum yang cukup tepat untuk dilaksanakannya ngumpul bareng Blitza Remigion di Gontor. Menindak lanjuti obrolan ringan di dunia maya tersebut, kemudian direncanakanlah sebuah pertemuan yang melibatkan perwakilan Blitza Remigion dari beberapa daerah. Komunikasi dengan beberapa kawan-kawan ditempuh, alhamdulillah sekitar 40 orang hadir di Jakarta pada Sabtu, 9 Januari 2016 yang lalu.

Setelah semua berkumpul, kami selaku inisiator pertemuan ini kemudian mempresentasikan rencana pertemuan Blitza Remigion dalam skala Nasional di Gontor tahun 2016 ini. Pada pertemuan ini pula, forum menyepakati secara aklamasi menunjuk M. Iqbal Faishol (Jepara) dan Arif Sholeh (Banten) untuk menjadi Ketua dan Wakil Ketua paniti agenda Blitza Remigion ini. Selanjutnya, mereka berdua akan segera menyusun Tim Formatur yang lengkap, sesuai dengan kebutuhan untuk mensukseskan agenda besar kita ini.

Alhamdulillah, pertemuan berlangsung sangat hangat, semua yang hadir merasakan kerinduan yang sama satu sama lain untuk bertemu kembali setelah sekian lama tidak berjumpa. Semangat inilah yang semakin meyakinkan kami untuk menyelenggarakan ngumpul bareng Blitza Remigion di tahun 2016 ini.

picisto-20160110231735-938063

Endangono Pondokmu! (Jenguklah Pondokmu!), inilah salah satu pesan Kiai Hasan dalam sebuah pertemuan alumni di Gontor beberapa waktu silam. Pesan yang sangat singkat, namun begitu besar maknanya bagi kita yang sudah meninggalkan Pondok. Seperti apapun kita hari ini, ada Gontor yang sudah membentuk karakter kita hingga kita menjadi apa yang kita rasakan hari ini. Sudah saatnya kita menjenguk Ibu kita.

Mungkin ada yang hampir setiap bulan memiliki kesempatan untuk bersilaturahmi ke Gontor, ada yang satu tahun sekali, ada yang dua tahun sekali. Entah sudah berapa kali antum kembali ke Gontor untuk mengobati rasa kangen kepada Ibu, tapi kami yakin bahwa antum memiliki kerinduan yang sangat besar kepada Gontor. Setiap kita memiliki kesan tersendiri terhadap Gontor. Dan semua, memiliki kerinduan yang sama. Kerinduan sholat berjama’ah di Masjid Jami’, kerinduan mendengar Syi’ir Abu Nawas, kerinduan akan bunyi Jaros depan BPPM, kerinduan berkumpul di BPPM, kerinduan Jariyu Shobah, kerinduan akan kegembiraan di hari kamis dan segala macam kerinduan-kerinduan yang lain.

Pesan Kiai Hasan diatas kami coba inisiasi melalui beberapa person, seperti halnya dalam cerita di buku Muthola’ah, untuk agenda besar Blitza Remigion memerlukan sosok “Man yualliqu-l-jaros”. Dan pertemuan di Jakarta pada Sabtu (9/1) lalu merupakan satu momentum langkah awal untuk “Yualliqu-l-jaros”. Tentu dengan terpilihanya  Iqbal dan Arif tidak mungkin kita melepaskan begitu saja kedua kawan kita ini untuk berjuang mensukseskan agenda besar kita tahun ini. Tentu, mereka berdua membutuhkan support dari kita semua.

Alhamdulillah, pertemuan yang diinisiasi dalam waktu singkat ini bahkan bisa dikatakan kita mendapat banyak sekali “bonus”. Beberapa kawan yang hadir dapat bersilaturahmi dengan Kiai Syukri yang kebetulan sedang berada di Jakarta. Di hari Ahad pagi, beberapa dari kami yang masih di Jakarta juga bisa berkesempatan bersilaturahmi dengan Kiai Hasan. Dan di sore harinya, kami juga bisa bersilaturahmi dengan beberapa Musyrif kita, Spinker.

Sangat banyak hal yang kami dapatkan di 2 hari kemarin, bahkan sangat melampaui ekspektasi yang kami harapkan. Insya Allah, setelah terbentuknya Tim Formatur agenda besar Blitza Remigion tahun ini, akan segera pula disusun rentetan agenda untuk menuju pertemuan Blitza Remigion di tahun 2016 ini.