Jadwal Ujian Masuk Pondok Darussalam Gontor

Written by Nasrul Fahmi Zaki Fuadi. Posted in Gontor News

gontorPostingan ini adalah sambung lidah dari informasi dari website gontor yang menginformasikan akan jadwal penerimaan santri baru. Ujian kali ini berbeda dengan ujian-ujian sebelumnya, yaitu ujian tulis hanya diadakan sekali, sementara di masa sebelumnya ada dua gelombang penerimaan santri baru. berikut ini informasinya langsung dari pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor yang admin dapatkan dari website resmi Gontor

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Dengan ini, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor memutuskan dan menetapkan bahwa pelaksanaan ujian syafahi (ujian lisan) pada tes masuk KMI Pondok Modern Darussalam Gontor tahun ini diadakan dua kali:

Pertama: Tanggal 22 Sya’ban 1434/1 Juli 2013 s.d. 29 Sya’ban 1434/8 Juli 2013.

Kedua : Tanggal 5 Syawwal 1434/12 Agustus 2013 s.d. 10 Syawwal 1434/17 Agustus 2013

Namun demikian, pelaksanaan ujian tulis tetap diadakan satu kali yaitu pada tanggal 11 Syawwal 1434/18 Agustus 2013. Adapun pengumuman kelulusan ujian masuk KMI akan diadakan pada tanggal 15 Syawwal 1434/22 Agustus 2013.

Sementara itu, kami informasikan juga bahwa pendaftaran calon santri pada bulan Syawwal akan dilaksanakan di Pondok Modern Darussalam Gontor Pusat (bukan di Gontor 2), mulai tanggal 4 Syawwal 1434/11 Agustus 2013 s.d. 10 Syawwal 1434/17 Agustus 2013. Calon santri yang mendaftar pada tanggal tersebut, akan langsung diuji lisan di Gontor Pusat.

Demikian pengumuman ini kami sampaikan, semoga dapat menjadikan maklum.

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

ttd.

Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor

TUMPULNYA HUKUM DI NEGERI HUKUM

Written by Amirul Bahri. Posted in Berita

0927481-susno-buron.-susno-buron-620X310

negeri ini (Indonesia) yang katanya “negeri hukum” sepertinya hanya teori ucapan yang enteh dari siapa yang mengucapkannya. Karena seperti yang masyarakat semua lihat, negeri ini tumpul hukum kalau yang dihukum adalah orang yang bernama dan berpunya materi lebih. Mulai dari kaburnya Koruptor Gayus Tambunan ke Bali untuk menonton kejuaraan tenis internasional Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010 di Nusa Dua, Bali kemudian keluarnya Nazarudin ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta, selama sepekan yaitu 11-20 April 2013 lalu untuk berobat yang kemudian dilakukan pemberhentian sementara Syaiful Sahri sebagai Karutan Cipinang Jakarta dilakukan sejak 22 April 2013 serta yang menghebohkan akhir-akhir ini dengan dua kasus: 1) keluarnya Raffi Ahmad dan hanya menjadi tahanan kota, 2) gagalnya Jaksa Agung mengeksekusi Susno Djuadi pada Rabu 24 April 2013. Dan banyak lagi kasus lain selain dari kasus-kasus yang penulis ungkap di atas.

Negeri hukum yang tumpul dalam menghukum. Alangkah ngerinya kalau pihak-pihak yang berkuasa atas hukum: polisi, jaksa, dan hakim telah dan bisa di beli dengan rupiah. Kalau seperti ini, maka tak salah kalo ada ungkapan “hukum tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas”. Hukum tajam ke bawah ketika ada rakyat kecil yang melanggar hukum langsung diterapkan dengan hukum yang berat. Tapi kalau orang atas (orang kaya –red) melanggar hukum, susah sekali menjeratnya seakan-akan tumpul. Ungkapan tersebut bukan sekedar ungkapan yang asal ucap, tapi melihat realita hukum dan penindakan hukum yang jauh beda ibarat langit dan bumi, maka nampaknya ungkapan tersebut sangatlah benar adanya. Maka yang menjadi pertanyaan, kemana lagi warga akan mencari keadilan hukum, kalau di tempat pengadilan banyak oknum yang tumpul hukum..??

Sumber Foto: http://nasional.kompas.com/

Ujian Nasional Antara Pro dan Kontra

Written by Amirul Bahri. Posted in Berita

UJIAN NASIONAL

Pendidikan sebagai sebuah proses belajar para siswa, hendaklah perlu adanya sebuah evaluasi. Evaluasi ini menjadi penting untuk mengukur dan menilai bagaimana kualitas para peserta didik dalam menjalani aktivitas belajar dalam sebuah lembaga pendidikan. Begitu juga hal nya dengan Ujian Nasional (UN) yang dilaksanakan secara terstruktur oleh pemerintah pusat, merupakan kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Legalisasi untuk menjalankan Ujian Nasional (UN) berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

SEPERTI LEBAH

Written by Fikri Hakim. Posted in Berita

SEPERTI LEBAH

Lebah itu hewan yang hebat.
Lebah tidak pernah pilih-pilih bunga manapun yang ada di dekatnya untuk dihisap. selama masih harus mengumpulkan nektar untuk madu, maka selama itu pula dia terus mencari bunga.
Namun, jika ternyata disekelilingnya tidak terdapat bunga, atau nektar untuk dibawa ke sarang, lebah tidak pernah ‘nekad’ menghisap kotoran, lalu dikumpulkan kedalam sarang bersama lebah-lebah yang lain. padahal, kalau lebah mau curang, setitik debu dalam madu, siapa yang akan tahu ?
Tapi tidak dengan lebah. Lebah tidak menghianati teman-temannya. Lebah juga tidak menghianati diri mereka sendiri. Bahkan lebah tetap menaga kualitas madu mereka.
Bayangkan, sekawanan lebah rela terbang sejauh 5 km dari sarang demi untuk mendapatkan nektar bunga. mereka BENAR-BENAR terbang sejauh apapun demi menemukan bunga-bbunga. Di padang pasir yang tandus, sekawanan lebah bahkan harus terbang hampir sejauh 50 km untuk mengumpulkan sari-sari madu. Tapi, itu mereka lakukan. Dan hasilnya, Madu menjadi satu-satunya makanan di muka bumi yang awet dan tidak akan basi disimpan selama apapun. Bahkan dalam kuburan raja dan ratu mesir ditemukan segentong madu yang rasanya TIDAK BERUBAH SAMA SEKALI. padahal sudah ribuan tahun terkubur.
maka pantaslah jika hewan ini kemudian dijadikan salah satu nama surah didalam Kitab Suci ALQUR’AN surat ke 16.
Lihatlah lebah.
1. Mereka hanya makan makanan yang benar-benar halal dan baik.
2. Lebah tidak pernah nekad memakan “kotoran” walau keadaan mengharuskan mereka bekerja ekstra.
3. Lebah bekerja untuk yang halal, dengan cara yang halal, dan hasilnya ? sudah tentu “madu” berkualitas.
4. Jika lebah saja begitu hebatnya, mungkinkah manusia tidak lebih hebat dari mereka ??
^_^