Ngumpul bareng di Matraman

Written by admin. Posted in Berita, Blitza News, Blitzer, Informasi

Jakarta, 9 Januari 2016.

Salam Blitza. Menjelang akhir tahun 2015, terbesit obrolan ringan di grup whatsapp tentang rencana ngumpul bareng Blitza Remigion dalam skala Nasional. Perayaan 90 tahun Gontor tahun 2016 ini menjadi momentum yang cukup tepat untuk dilaksanakannya ngumpul bareng Blitza Remigion di Gontor. Menindak lanjuti obrolan ringan di dunia maya tersebut, kemudian direncanakanlah sebuah pertemuan yang melibatkan perwakilan Blitza Remigion dari beberapa daerah. Komunikasi dengan beberapa kawan-kawan ditempuh, alhamdulillah sekitar 40 orang hadir di Jakarta pada Sabtu, 9 Januari 2016 yang lalu.

Setelah semua berkumpul, kami selaku inisiator pertemuan ini kemudian mempresentasikan rencana pertemuan Blitza Remigion dalam skala Nasional di Gontor tahun 2016 ini. Pada pertemuan ini pula, forum menyepakati secara aklamasi menunjuk M. Iqbal Faishol (Jepara) dan Arif Sholeh (Banten) untuk menjadi Ketua dan Wakil Ketua paniti agenda Blitza Remigion ini. Selanjutnya, mereka berdua akan segera menyusun Tim Formatur yang lengkap, sesuai dengan kebutuhan untuk mensukseskan agenda besar kita ini.

Alhamdulillah, pertemuan berlangsung sangat hangat, semua yang hadir merasakan kerinduan yang sama satu sama lain untuk bertemu kembali setelah sekian lama tidak berjumpa. Semangat inilah yang semakin meyakinkan kami untuk menyelenggarakan ngumpul bareng Blitza Remigion di tahun 2016 ini.

picisto-20160110231735-938063

Endangono Pondokmu! (Jenguklah Pondokmu!), inilah salah satu pesan Kiai Hasan dalam sebuah pertemuan alumni di Gontor beberapa waktu silam. Pesan yang sangat singkat, namun begitu besar maknanya bagi kita yang sudah meninggalkan Pondok. Seperti apapun kita hari ini, ada Gontor yang sudah membentuk karakter kita hingga kita menjadi apa yang kita rasakan hari ini. Sudah saatnya kita menjenguk Ibu kita.

Mungkin ada yang hampir setiap bulan memiliki kesempatan untuk bersilaturahmi ke Gontor, ada yang satu tahun sekali, ada yang dua tahun sekali. Entah sudah berapa kali antum kembali ke Gontor untuk mengobati rasa kangen kepada Ibu, tapi kami yakin bahwa antum memiliki kerinduan yang sangat besar kepada Gontor. Setiap kita memiliki kesan tersendiri terhadap Gontor. Dan semua, memiliki kerinduan yang sama. Kerinduan sholat berjama’ah di Masjid Jami’, kerinduan mendengar Syi’ir Abu Nawas, kerinduan akan bunyi Jaros depan BPPM, kerinduan berkumpul di BPPM, kerinduan Jariyu Shobah, kerinduan akan kegembiraan di hari kamis dan segala macam kerinduan-kerinduan yang lain.

Pesan Kiai Hasan diatas kami coba inisiasi melalui beberapa person, seperti halnya dalam cerita di buku Muthola’ah, untuk agenda besar Blitza Remigion memerlukan sosok “Man yualliqu-l-jaros”. Dan pertemuan di Jakarta pada Sabtu (9/1) lalu merupakan satu momentum langkah awal untuk “Yualliqu-l-jaros”. Tentu dengan terpilihanya  Iqbal dan Arif tidak mungkin kita melepaskan begitu saja kedua kawan kita ini untuk berjuang mensukseskan agenda besar kita tahun ini. Tentu, mereka berdua membutuhkan support dari kita semua.

Alhamdulillah, pertemuan yang diinisiasi dalam waktu singkat ini bahkan bisa dikatakan kita mendapat banyak sekali “bonus”. Beberapa kawan yang hadir dapat bersilaturahmi dengan Kiai Syukri yang kebetulan sedang berada di Jakarta. Di hari Ahad pagi, beberapa dari kami yang masih di Jakarta juga bisa berkesempatan bersilaturahmi dengan Kiai Hasan. Dan di sore harinya, kami juga bisa bersilaturahmi dengan beberapa Musyrif kita, Spinker.

Sangat banyak hal yang kami dapatkan di 2 hari kemarin, bahkan sangat melampaui ekspektasi yang kami harapkan. Insya Allah, setelah terbentuknya Tim Formatur agenda besar Blitza Remigion tahun ini, akan segera pula disusun rentetan agenda untuk menuju pertemuan Blitza Remigion di tahun 2016 ini.

Comments

comments

Trackback from your site.

admin

Admin Website Blitza 679. Contact us at : admin@blitza679.com

Comments (2)

  • adelia

    |

    iiiiiih ganteng2 yah.. semoga bisa jadi imam q 😀

    Reply

    • alexandre leonidas troy

      |

      hai juga adelia…
      semoga q bisa jadi imam kamu…heheheh

      Reply

Leave a comment

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.