Blitza yang selalu punya tradisi membikin kejutan

Written by Fahmi Agustian. Posted in Blitza News

Ditengah hiruk-pikuk soal Pemilihan Presiden, Blitza pun seakan terbawa arus dalam perdebatan siapa yang pantas menjadi Presiden, Prabowo atau Jokowi. Blitza Remigion harus tetap menjadi Blitza Remigion. Jika memang teman-teman Blitza sudah memutuskan siapa calon yang akan dipilihnya pada 9 juli nanti, itu menjadi hak prerogatif masing-masing, namun yang paling utama adalah bahwa ukhuwah Blitza harus tetap terjaga.

Berawal dari sebuah ide nakal, saya meminta Adi Osing untuk membikin sebuah desain yang menunjukkan identitas Blitza Remigion. Tidak lain dan tidak bukan dengan tujuan untuk kembali mempererat ukhuwah Blitza Remigion yang diakui secara sadar ataupun tidak terjadi perpecahan akibat perdebatan tentang siapa yang pantas menjadi Presiden Indonesia.

10441922_684151135000366_8264286180817011613_n

Jika kita kembali ke tahun 2004 silam, di akhir tahun 2004 kita memiliki hajatan besar Panggung Gembira yang mengusung tagline “Dengan keharmonisan dan kebersamaan menuju Indonesia bersatu”. Seakan kita dulu masih menjadi anak muda seumuran SMA yang memiliki sebuah mimpi yang terlalu tinggi, namun sadarkah bahwa kita saat ini sedang menapaki jalan menuju mimpi itu. Setiap kita sudah memutuskan untuk terjun di bidangnya masing-masing sesuai dengan apa yang sudah dipilih. Ada yang aktif di bidang perdagangan, ada yang aktif di bidang pendidikan, ada yang aktif di bidang pergerakan, ada yang aktif di bidang politik dan sebagainya.

Bukankah Blitza dulu memiliki tradisi selalu membuat kejutan yang tidak diperkirakan sebelumnya. Tradisi ini adalah tradisi yang patut dipertahankan. Mari kita awali dengan memasang avatar khusus Blitza Remigion di akun sosial media, BBM, Whatasapp, Instagram, Path dll.

Saya sendiri pernah ngobrol dengan Hasanudin Tosimpak, salah satu alumni senior pernah berkata kurang lebih demikian “Apapun bendera yang kamu bawa, ketika sampai di pusat pemerintahan akan luntur dengan nama Gontor”. Kita berasal dari satu rahim yang sama, Gontor. Mungkin nama itu terasa berat bagi kita saat ini, namun cepat atau lambat tongkat estafet pembangunan bangsa dan negara ini akan sampai pada generasi kita. Mungkin bukan kita pelaku utamanya, namun bisa saja sebagian dari kita akan masuk dalam lingkaran kekuasaan di Indonesia. Seandainya pun ternyata Blitza tidak bisa terlibat secara langsung, paling tidak Blitza mampu membuktikan untuk berkarya bagi lingkungan disekitarnya.

Kami dari admin website dan grup Blitza Remigion 2005 mengajak semua teman-teman Blitza Remigion untuk ikut berpartisipasi menggunakan avatar edisi khusus Blitza Remigion ini. Berawal dari avatar sederhana, kita bisa merancang ide dan langkah selanjutnya bagi Blitza Remigion secara khusus, bahkan kita bisa merintis kembali mewujudkan “Indonesia Bersatu”.

Bagi kalian pengguna smartphone (Android, iOS, Windows Phone), silahkan download terlebih dahulu aplikasi editor gambar “PicsArt” di appstore, itunes atau windows market. Kemudian download gambar dasar avatar Blitza di sini. Lalu gabungkan dengan foto pribadi kalian. Let’s show our identity!.

blitza unik

 

 

Comments

comments

Trackback from your site.

Fahmi Agustian

Pemuda yang ketlingsut di keramaian ibukota Indonesia.
follow me on twitter @FahmiAgustian

http://fahmiagustian.com

Comments (1)

  • Luthfi Muhyiddin

    |

    This is the way to rearrange our silaturahim.. our brotherhood.. I like the way our Blitza..

    Reply

Leave a comment

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.