Tentang BBM Multiplatform (lagi)

Written by Fahmi Agustian. Posted in artikel

Booming BlackBerry Messenger (BBM) for Android dan iOs sepertinya memang sedang ramai-ramainya. Berkali-kali saya melihat postingan di wall facebook yang menyebarkan kode Pin BBM. Bagi yang tidak memiliki handset Android, bahkan beberapa developer membuatkan sebuah aplikasi virtual handset agar bisa digunakan di notebook atau komputer desktop. Seperti yang sudah saya bahas sebelumnya, bahwa saya menduga rilisnya BBM multiplatform ini bukan tanpa maksud tertentu. RIM sebakai pemilik sah BBM sangat tidak logis jika melepaskan begitu saja secara gratis aplikasi andalannya ke pasar.

BBM Multiplatform

BBM Multiplatform

Blackberry sepertinya ingin segera menyudahi produksi handset low end, dan memaksimalkan pada segmen high end. Berbeda dengan strategi yang diklakukan oleh RIM di beberapa tahun terakhir yang masih merilis handset dengan kisaran harga dibawah 2,5 juta. Saat ini RIM lebih memilih segmen mid end dan high end dalam produksi handsetnya.

RIM seakan merespon keinginan publik yang sudah mulai fasih menggunakan teknologi layar sentuh pada ponsel. Bisa kita lihat di beberapa produk handset BlackBerry terakhir, teknologi layar sentuh semakin sempurna dari handset BlackBerry sebelumnya. Bahkan ada beberapa handset yang memadukan papan ketik dengan layar sentuh. Handset tersebut dilepas di kisaran harga diatas 3 juta rupiah.

BBM Multiplatform untuk pancingan.

Pada sebuah video yang baru dirilis oleh RIM. BBM pada BlackBerry Z30 akan mengusung sebuah fitur Video Call. Jika pada BBM versi sebelumnya sudah terdapat fitur Voice Call, BlackBerry menyempurnakannya pada handset BlackBerry Z30 tersebut. Saya senidri belum mendapatkan info apakah BBM Voice sudah ada pada BBM for Android dan iOs atau belum. Namun seprtinya belum. Dan ada beberapa fitur-fitur yang ada pada aplikasi BBM for Blackberry ternyata tidak terdapat pada BBM for Android dan iOs. Maka saya menyimpulkan bahwa BBM Multiplatform ini hanyalah pancingan yang digunakan oleh RIM agar user mau membeli handset BlackBerry terbaru dengan fitur BBM yang lebih lengkap.

Beberapa pengguna BBM Multiplatform mengeluhkan terjadinya pemborosan baterai setelah mereka menggunakan aplikasi BBM Multiplatform tersebut. Hal ini jelas sekali terjadi karena server BBM Multiplatform tidak sama dengan server yang digunakan oleh BBM for BlackBerry. Hal ini menyebabkan proses pengiriman pesan antar platform tersebut menjadi lamban jika dibandingkan proses pengiriman pesan antar pengguna BBM pada handset BlackBerry. Selain itu, para pengguna BlackBerry dimudahkan dengan adanya sistem langganan paket yang tidak berbasis kuota pada handset BlackBerry. Berbeda pada pengguna handset Android atau iOs, pemakaian internet akan berdasarkan kuota langganan yang mereka beli. Sehingga penggunaan BBM Multiplatform, selain menguras baterai juga menguras kuota internet pengguna. Dan masih banyak lagi beberapa kekurangan fitur yang tidak didapatkan pada BBM Multiplatform dibandingkan BBM pada handset BlackBerry sendiri.

Prediksi saya, aplikasi BBM Multiplatform ini nantinya akan memungut biaya dari para user untuk fitur-fitur tertentu. seperti BBM Voice dan BBM Video. Sma dengan aplikasi messenger gratisan lainnya yang sudah beredar. Sebut saja KakaoTalk dan Line. Aplikasi tersebut memang diberikan secara gratis, namun untuk fitur sticker/smiley, para user diharuskan membelinya agar bisa menikmati fitur tersebut. Jadi pada dasranya, BBM multiplatform ini sama saja dengan aplikasi messenger gratisan lainnya. Hanya saja BBM sudah memiliki nama besar sejak lama dibandingkan aplikasi messenger lainnya.

Maka, pilihan ada pada pengguna. Hanya saja orang Indonesia dikenal lebih mengutamakan gaya daripada fungsi. Banyaknya aplikasi messenger pada sebuah handset tidak berbanding lurus dengan fungsi yang seharusnya dimanfaatkan. Dari sekian aplikasi messenger yang diinstall pada sebuah handset, kebanyakan berisi kontak yang sama. Sehingga para pengguna ponsel merasa lebih gaya jika dalam handsetnya terdapat banyak aplikasi yang diinstall, meskipun tidak memanfaatkan secara maksimal. Atau bahkan ada yang hanya ikut-ikutan saja. Menginstall sebuah aplikasi namun tidak tahu cara menggunakannya dan tidak tahu apa fungsiya. Be a smart user when using a smartphone.

Comments

comments

Trackback from your site.

Fahmi Agustian

Pemuda yang ketlingsut di keramaian ibukota Indonesia.
follow me on twitter @FahmiAgustian

http://fahmiagustian.com

Comments (1)

  • ayyadana.is.here

    |

    gaul njaluk di gajul
    gengsi kelaut aja deeeeh
    nothing perfect…

    Reply

Leave a comment

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.