Preview El Clasico perdana musim ini

Written by Fahmi Agustian. Posted in artikel

Barcelona vs Real Madrid

Barcelona vs Real Madrid

Akhir pekan ini tayangan sepakbola akan disuguhi sebuah pertandingan seru antara Barcelona kontra Real Madrid. Ya, El Clasico biasa kita menyebutnya. Kurang dari 24 jam kedepan laga sarat gengsi ini akan dihelat di Camp Nou, kandang Barcelona. Secara statistik, dari 224 pertandingan kompetitif yang mempertemukan kedua tim, Real Madrid memenangkan 90 pertandingan sedangkan Barcelona menang 86 pertandingan 48 sisanya berakhir imbang, jika dipersempit dalam cakupan La Liga, dari 166 laga El clasico Real Madrid mengantongi 70 kemenangan sedangkan Barcelona 64, dan 32 sisanya berakhir imbang (wikipedia).

Laga El Clasico ke 225 pada pekan ke 10 La Liga akhir pekan ini akan terasa berbeda dari musim lalu. Kedua tim sama-sama memiliki pelatih baru dan sama-sama mengeluarkan dana yang tidak sedikit dalam pembelian pemain. Carlo Ancellotti yang terkenal dengan strategi diamond di lini tengah akan berhadapan dengan Tata Martino yang masih menggunakan pakem lama ala Barcelona sejak era Pep Guardiola, 4-3-3. Jika melihat beberapa El clasico terakhir, Real Madrid akan menghindari duel lini tengah dan akan menyerang melalui sayap. Sedangkan Barcelona seperti biasanya, Xavi akan menjadi jenderal lini tengah untuk mengontrol permainan Barcelona.

Pembuktian Gareth Bale dan Neymar.

Gareth Bale yang sempat mengalami cedera otot paha tentu akan sangat dinantikan penampilannya. Hingga pekan ke 9, ia baru mencetak 1 gol. Kontribusi pemain termahal abad ini memang belum begitu terlihat secara signifikan, karena Angel Di Maria terbukti mampu menjadi pelapisnya ketika ia harus absen. Banyak yang masih menantikan aksi duet flank Ronaldo-Bale di Madrid. Berbeda ketika Bale masih di Hotspurs, tim asuhan Villas Boas terlihat timpang ketika Bale harus absen, sedangkan Madrid seperti tidak menemui kesulitan berarti tanpa kehadiran Bale. Mungkin Florentino Perez mulai menyadari mahalnya harga Bale dan mungkin juga Don Carlo mulai menyadari kebodohannya menjual Mesut Ozil.

Sosok yang pasti akan disorot dari kubu tuan rumah adalah Neymar. Pemain Brasil ini sempat menjadi ajang El clasico di bursa transfer,  Barcelona akhirnya berhasil meyakinkan Neymar untuk berlabuh di Camp Nou. Dari 8 laga yang sudah dijalani, Neymar telah membukukan 2 gol. Minimnya gol yang dicetak Neymar tidak lepas dari Messi centris yang sudah menjadi ciri khas Barcelona beberapa tahun terakhir. Neymar di Barcelona lebih sering menjadi pembongkar dan pencari peluang bahkan pemberi assist daripada saat ia masih bermain di Santos. Bermain di posisi yang sebelumnya diisi oleh David Villa, Neymar terlihat masih memerlukan adaptasi di posisi tersbut. Bandingkan dengan Messi yang telah membukukan 8 gol dari 7 penampilannya di La Liga musim ini.

Perbandingan gol antara kedua tim.

Gol Barca

Grafik Gol barca (merah memasukkan – hitam kebobolan) graphic by Squawka.com

Dari grafik diatas, Barca berhasil mencetak 6 gol cepat. Sedangkan 7 gol tercipta di 15 menit terakhir babak pertama.   Secara umum, Barcelona sangat produktif dengan 28 gol dalam 8 pertandingan La Liga musim ini. Dari 28 gol barca, 19 diantaranya dicetak oleh striker mereka (Messi 8, Neymar 2, Shancez 4, Pedro 5). Hal ini membuktikan bahwa striker-striker Barcelona terbukti subur dalam mencetak gol ke gawang lawan. Jika melihat jumlah kebobolan yang hanya 6 gol, lini pertahanan anak asuh Tata Martino bisa dikatakan cukup bagus. Kembalinya Puyol terbukti ampuh menahan gempuran serangan lawan. Absennya Jordi Alba sukses dilapis oleh Adriano yang juga berhasil mencetak 2 gol sejauh ini.

Area gol Barcelona. Graohic by Squawka.com

Area gol Barcelona. Graohic by Squawka.com

Grafik diatas adalah area gawang yang menjadi area gol Barcelona. Sesuai dengan filosofi yang mereka anut, Tiqui-taka. Barcelona lebih sering mencetak gol di area bawah. Dari 28 gol yang dicetak oleh Barcelona, hanya 1 gol yang berbuah dari sebuah set piece.

Grafik Gol Real Madrid (merah memasukkan - hitam kebobolan) graphic by Squawka.com

Grafik Gol Real Madrid (merah memasukkan – hitam kebobolan) graphic by Squawka.com

Sangat berbeda dengan Barcelona. Real Madrid dengan torehan 19 gol 6 diantaranya dicetak pada 15 menit akhir babak kedua. Hal yang sama juga terjadi di babak pertama, 4 gol tercipta di medio 15 menit terakhir babak pertama. Jika Barcelona dikenal dengan Messi centris, maka Real Madrid dikenal dengan Ronaldo centris. 8 dari 19 gol Real Madrid dicetak oleh Ronaldo. dengan 9 gol kebobolan, memang tidak bisa dikatakan bahwa lini pertahanan Madrid mudah dibobol, namun jika Sergio Ramos gagal memimpin lini pertahanan Real Madrid, bukan tidak mungkin tragedi 5 gol di Camp Nou beberapa tahun yang lalu akan terulang.

Area gol Real Madrid. Graphic by Squawka.com

Area gol Real Madrid. Graphic by Squawka.com

Berdasarkan grafik diatas, area kiri bawah menjadi sasaran yang paling sering untuk mencetak gol. Dari 19 total gol, 8 diantaranya adalah hasil dari set piece. Ini yang patut diwaspadai oleh Barcelona. Ronaldo adalah eksekutor tendangan bebas yang berkualitas dan Victor Valdes harus fokus jika tidak ingin dibobol gawangnya oleh Ronaldo. Sebagai catatan, dari 6 kunjungan terakhir El Real ke kandang Barca, Ronaldo selalu mencetak gol dengan total 8 gol ia buat. Statistik juga  membuktikan bahwa Real Madrid tidak kalah  jika Ronaldo mencetak gol di pertandingan La Liga (84 menang, 6 seri).

Prediksi jalannya pertandingan.

Sebenarnya bumbu Ronaldo vs Messi akan lebih terasa dibandingkan Bale vs Neymar. Yang akan menjadi pembeda adalah yang menjadi pelayan bagi Ronaldo. Sebagai catatan, mayoritas gol Ronaldo selama berseragam Real Madrid adalah buah dari assist Ozil yang kini sudah dijual ke Arsenal. Beberapa pemain El Real mengakui bahwa mereka kehilangan sosok Ozil di lini tengah. Isco yang digadang-gadang menjadi pengganti Ozil belum begitu terlihat maksimal. Dengan kembalinya Messi tentu akan menjadi keuntungan tersendiri bagi Barca dan menjadi ancaman bagi Madrid. Messi bukan hanya piawai dalam menggiring bola, amun ia juga memiliki kualitas sepakan yang patut diwaspadai jika menjadi eksekutor tendangan bebas. Tata Martino mungkin hanya sedikit pusing untuk memilih antara Pedro atau Sanchez untuk melengkapi trisula maut bersama Neymar dan Messi. Prediksi saya, pertandingan akan berjalan ketat, namun pesta gol sangat mungkin terjadi jika acuannya berdasarkan grafik jumlah gol yang dicetak oleh kedua tim. Barcelona akan mencari gol cepat di 15 menit awal pertandingan dan tidak boleh lengah di 15 menit akhir setiap babak. Adriano dan Alves akan bekerja ekstra keras untuk meredam Ronaldo dan Bale yang bisa saja bertukar posisi di tengah-tengah pertandingan. Jika Bale tidak maksimal, Don Carlo masih punya Di Maria untuk menusuk dari sisi kanan. Lini tengah akan menjadi milik Barcelona, sehingga Real Madrid akan menghindari duel lini tengah, terlebih dengan masih absennya Xabi Alonso. Jika Barcelona berhasil mengontrol permainan di lini tengah, tuan rumah bisa unggul dengan margin lebih dari 2 gol. Kecuali Real Madrid mampu melakukan seperti yang dilakukan oleh Bayern Munchen di semifinal Liga Champions musim lalu, syaratnya Real Madrid harus memiliki 2 pivot yang berkualitas untuk bertarung di lini tengah. Namun jangan lupa, 2 pertandingan terakhir yang dijalani oleh Barcelona berakhir imbang. So, don’t forget to make a reminder for El Clasico on your phone cellular.

Comments

comments

Trackback from your site.

Fahmi Agustian

Pemuda yang ketlingsut di keramaian ibukota Indonesia.
follow me on twitter @FahmiAgustian

http://fahmiagustian.com

Comments (1)

  • dongdot

    |

    mantab surantap……!! ogut dukung barca 2-1

    Reply

Leave a comment

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.