MAKANAN MEMPENGARUHI KARAKTER.

Written by Fikri Hakim. Posted in artikel

Saya hampir tidak menyadari bahwa dalam keseharian saya, saya hampir hampir vegetarian. Saya lebih suka tempe atau tahu daripada daging (mungkin karena duitnya juga kali ya hahaha…). Kalau memang harus ada protein hewani saya lebih memilih ikan daripada daging.

Saya benar benar acungkan jempol untuk orang orang indonesia yang cinta kuliner indonesia asli. Seperti sayur asem, lalapan untuk yang sunda, sayur kunjuy untuk cita rasa banjar dan kalimantan, lotek karedok. See ? Hampir semua jenis makanan kita dari TUMBUHAN.

Itulah sebabnya masyarakat asia khususnya indonesia lebih tenang. Lebih bersahaja. Lebih produktif ketimbang masyarakat eropa dan amerika yang 60 persen makanannya berasal dari HEWAN. Kasus obesitas, lemak, jantung koroner dipicu lebih besar oleh DAGING daripada TANAMAN.

Orang yang darah tinggi dilarang makan DAGING, tapi mereka tidak dilarang makan SAYURAN (kecuali sayur ganja hahaha..)
Masyarakat Timur rata rata sopan dan tenang karena konsumsi sebagian besar penduduknya adalah TANAMAN. Masyarakat barat ? Mereka cenderung ‘ganas’, ini dipengaruhi pola makan mereka yang lebih KARNIVORA.

Di dunia sedang giat giatnya gerakan makan sehat. Dan makan sehat cenderung vegetarian.
Jadi, untuk orang yang cinta masakan indonesia, yang lebih suka tempe dan tahu, yang suka lalapan daun singkong, sambal terasi, jengkol dan pete, jangan khawatir anda TETAP KEREN dengan apa yang anda makan tiap hari.
^_^

Comments

comments

Trackback from your site.

Comments (2)

  • tralala

    |

    tp kenapa masyarakat barat lebih produktif otaknya ketimbang masyarakat timur ?? apa kalimat “cenderung ganas” itu juga berlaku untuk otaknya n masyarakat asia “lebih tenang” konotasinya saya lebih mengacu kepada “tidak produktif” ?? Corret Me If I’m Wrong….

    Reply

  • Fikri Hakim

    |

    masyarakat barat lebih produktif otaknya karena mereka cuma dijuruskan ke satu bidang profesi sejak dini, maka nggak salah kalo mereka JENIUS DI SATU BIDANG. berbeda dengan masyarakat timur yang mempelajari banyak hal. masyarakat timur dibebani belajar bermacam macam. mereka PINTAR DI BERBAGAI BIDANG.

    masyarakat timur lebih tenang, mau bukti ? saat amerika krisis ekonomi besar-besaran sehingga mengharuskan pemerintah mereka menyerang banyak negara demi memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakatnya, masyarakat timur paling terkena imbas kenaikan harga saja. nggak sampe tuh menjajah negara lain.

    tidak produktif ? coba lihat berapa banyak anak negeri kita yang jenius. yang juara olimpiade ? yang merakit mesin mobil teririt 1liter/500km ? itu kan anak indonesia. saya tidak setuju kalau dibilang kita tidak produktif dan tidak pintar. kalau KURANG DIPROMOSIKAN DAN DIHARGAI baru saya setuju.

    You Are Wrong, and I corrected you.

    Reply

Leave a comment

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.